ceritanya pas mau minum obat gigi, tiba-tiba gue lihat sesosok kotak bertuliskan chitosan merk nya juga bukan sembarangan, ternyata itu punya si aa,dan pas dibaca indikasinya menurnkan lemak otomatis kan langsung tuh **cling mata gue, ya karena penasaran akhirnya browsinglah gue, dan ini sidikit tentang chitosan..
Manusia telah lama memulai penelitian chitosan. “ Kitab Obat Herbal ” mencatat: tempurung kepiting berfungsi mengurai penggumpalan dan pengendapan di dalam tubuh. Tulisan “ Kepiting ” dalam karakter China berarti “ jenis serangga yang mengurai racun ” . Pada masa awal abad ke-19, ilmuwan Perancis Burano pertama kali menemukan chitosan pada jamur, sejak itu manusia mulai melakukan penelitian dan menggunakannya selama jangka waktu panjang.
Nama lain dari Chitosan termasuk Chitin , Chitosan Askorbat, N-Carboxybutyl Chitosan, unsur penting ke-6, dan sebagainya. Banyak terdapat pada jenis udang-udangan, serangga, dan daun tangkai tumbuhan. Volume produksinya di alam bebas menempati peringkat kedua setelah serat, diperkirakan volume total makhluk laut di atas 100 juta ton per tahun. Selama chitosan telah ditemukan lebih dari satu abad ini, manusia terus menganggap chitosan sebagai limbah. Karena chitosan tidak larut dalam air, asam, basa maupun pelarut organik lainnya, modal untuk mengembangkannya jauh lebih mahal daripada penggunaan serat secara langsung.
Seiring dengan perkembangan teknologi, manusia menemukan bahwa chitosan mempunyai keistimewaan yang tidak dimiliki serat, sekarang ini merupakan satu-satunya serat hewan yang dapat dimakan yang mengandung ion positif, juga merupakan unsur penting ke-6 selain protein, zat gula, lemak, vitamin dan mineral. Chitosan merupakan satu-satunya zat molekul tinggi pembawa listrik positif yang ada di alam bebas. Begitu masuk ke dalam tubuh manusia, chitosan dengan sensitif akan menangkap asam lemak yang membawa listrik negatif, mengelilinginya dan menolak diserap saluran usus, lalu diekresi keluar dari tubuh. Serat chitosan tak hentinya merangsang gerakan saluran pencernaan, sehingga makanan dengan cepat melewati saluran pencernaan. Dengan demikian, konsep chitosan berkaitan erat dengan “ menurunkan berat tubuh dengan aman ” . Bukan hanya itu saja, seratnya juga dapat menyatu dengan kolesterol, mencegah agar tidak diserap ke dalam darah.
Chitin yang ada dalam chitosan dan chitosan lainnya yang dimurnikan dan terbentuk di dalamnya dapat mengaktifkan sel tubuh manusia, mengatur syaraf simpatik dan sekresi hormon, mendorong gerakan sehat mekanisme tubuh. Penelitian ilmiah membuktikan bahwa chitosan dapat mengendalikan penyerapan kolesterol saluran usus kecil untuk menurunkan kepekatan kolesterol dalam plasma darah, sehingga tidak mengendap di dalam liver, dan mencegah terjadinya liver berlemak. Pada waktu bersamaan chitosan dapat mengurangi penyerapan ion klorin dalam tubuh, mendorong mengembangnya pembuluh darah, dengan demikian mengurangi tekanan darah.
II. Komposisi utama dan khasiat produk:
Chitosan adalah serat makanan yang terdapat pada tempurung udang dan kepiting, terutama terdiri dari chitin yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia, antara lain dapat menurunkan kolesterol, mencegah terjadinya arterosklerosis, memperkuat fungsi liver, mencegah penyakit jantung, memperkuat pembuangan unsur logam berat di dalam tubuh dan mengeluarkannya dari dalam tubuh.
Chitosan merupakan sebutan dari chitin dan chitosan.
* Chitin merupakan zat tempurung yang tak larut
* Chitosan merupakan zat tempurung yang larut
Fungsi fisiologis chitosan:
1. Khasiat serat makanan
Chitosan sama seperti serat dapat menahan air, bersifat mengembang, bersifat menyerap, sulit dicerna, dan lain lain. Oleh karena itu, chitosan dapat meningkatkan gerakan saluran usus, menyerap toksin di dalam usus, menambah tinja, sehingga dapat memperbaiki sembelit, dan berfungsi menghilangkan toksin.
2. Berfungsi menurunkan lemak darah
(1) Chitosan membawa muatan listrik positif, dapat menyatu dengan zat asam empedu yang membawa muatan listrik negatif, sehingga menghambat penyerapan kolesterol. (Karena zat lemak yang masuk bersama makanan harus dicerna dan diserap dengan bantuan zat asam empedu yang disekresi liver).
Setelah zat asam empedu yang disekresi liver membantu pencernaan zat lemak, sebagian besar diserap ulang dan disekresi ulang ke dalam rongga usus. Setelah chitosan dan zat asam empedu menyatu maka dapat menghalangi penyerapan zat asam empedu, sehingga kolesterol dalam darah dengan jumlah yang besar setelah masuk ke dalam liver diubah menjadi zat asam empedu untuk mencapai tujuan mengurangi kolesterol dalam darah.
3. Mengatur bakteri dalam saluran usus
Setelah pemasukan chitosan maka dapat mengurangi pH saluran usus, meningkatkan pengembang-biakan kelompok bakteri yang berguna, menghambat pengrusakan oleh bakteri pengrusak terhadap protein makanan yang belum dicerna dan diserap, sehingga secara nyata mengurangi produksi zat racun oleh amino dan fenol terhadap metil fenol, indole, dan sebagainya, agar dapat mengurangi penyerapan toksin.
4. Mengurangi tekanan darah
Chitosan yang membawa muatan listrik positif dan senyawa CL dalam makanan mengurangi penyerapan garam dapur untuk mengurangi tekanan darah.
• Pada pasien penderita hipertensi primer, dengan membatasi pemasukan garam dapur maka dapat mengurangi 60% tekanan darah pasien. Memang benar bahwa makanan bergaram rendah dapat mengendalikan hipertensi.
• Apabila CL dalam tubuh meningkat, unsur menegangnya pembuluh darah meningkat, pembuluh nadi kecil menyusut, sehingga semakin menambah peningkatan. Oleh karena itu, menghambat jumlah pemasukan CL dapat mengurangi hipertensi.
5. Mengurangi gula darah
Chitosan dapat mengatur PH dalam cairan tubuh, sehingga PH meningkat, menambah sensitivitas insulin, agar tercapai tujuan mengurangi gula.
Sewaktu menderita diabetes, karena metabolisme gula mengalami hambatan, memproduksi zat asam secara berlebihan, PH cairan tubuh cenderung rendah, sehingga sensitivitas insulin menurun. Chitosan dapat mengurangi penyerapan CL, ion positif dalam cairan tubuh terutama terdiri dari CL dan HCO3. Sewaktu CL berkurang, HCO3 meningkat secara relatif. Pemulihan cairan tubuh cenderung bersifat basa, sehingga meningkatkan sensitivitas insulin, dan dapat memperbaiki gula darah.
6. Meningkatkan imunitas
Chitosan dapat memperkuat fungsi sel NK (sel pembasmi alami) dalam membasmi sel kanker; glukosamin yang diproduksi chitosan dapat mengaktifkan sel NK dan sel LAK (menyerang sel kanker).
Jadi, chitosan mempunyai fungsi tertentu untuk melawan tumor dan kanker.
Khasiat:
Lingkup penggunaan chitosan sangat luas, sama sekali tak sama dengan suplemen gizi pada umumnya. Chitosan mempunyai lima fungsi besar bagi tubuh, yaitu: memperkuat mekanisme imunitas, menghambat penuaan, mencegah penyakit, meningkatkan pemulihan penyakit dan mengatur fisiologi tubuh. Khasiat chitosan bagi mekanisme fisiologis tubuh terutama tergantung pada terwujudnya fungsi glukosamin. Secara ringkas fungsi pencegahan dan pengobatan penyakit adalah sebagai berikut:
>> Fungsi menurunkan lemak darah: Chitosan dapat menghambat penyerapan zat lemak, dapat menyerap kolesterol dan mengeluarkannya dari tubuh, meningkatkan perubahan kolesterol, mencegah dan memperbaiki penyakit pembuluh darah otak dan jantung.
>> Fungsi menurunkan tekanan darah: ujicoba fungsi menunjukkan chitosan dapat menurunkan kolesterol total dan trigliserida dalam plasma darah, unsur pelindung pembuluh darah jantung ---- HLD, dapat bersatu dengan ion klorin yang merupakan biang keladi hipertensi, serta mengeluarkannya dari dalam tubuh, dapat mencegah timbulnya berbagai penyakit yang ditimbulkan oleh hipertensi.
>> Menguatkan fungsi liver: chitosan dapat menyerap toksin dalam tubuh.
>> Menurunkan gula darah: chitosan dapat mempertinggi nilai PH tubuh, menambah jumlah sekresi insulin, meninggikan persentase penggunaan insulin, menurunkan gula darah pada penderita diabetes, mencegah dan memperbaiki penyakit diabetes.
1. Menguatkan imunitas, mencegah timbulnya berbagai jenis penyakit.
2. Membantu menurunkan tekanan darah, menghilangkan lemak tak baik dalam darah, dan mencegah penyakit pembuluh darah jantung.
3. Memperbaiki fungsi liver.
4. Memperbaiki mekanisme pencernaan.
5. Menghilangkan pengaruh buruk dari logam berat berbahaya bagi kesehatan.
Persentase khasiat chitin dalam Kapsul Chitosan Tiens untuk melepaskan asetil mencapai 85%, kemurniannya relatif lebih tinggi, kualitasnya stabil, merupakan suplemen kesehatan mekanisme yang paling baik bagi manusia moderen. Pemasarannya sangat luas mencakup Rusia, Afrika Selatan, Amerika dan berbagai negara dan daerah. Kapsul Chitosan merek Tiens menggunakan teknologi teknik biologis masa kini, di mana produk yang diperoleh dari chitin menjalani serangkaian proses yang mendalam, sehingga produk ini mempunyai fungsi menunda penuaan, mengaktifkan sel tubuh, meningkatkan imunitas, mengatur fungsi organ tubuh, melindungi liver dan mengurai toksin, berfungsi menjernihkan “ sampah ” di dalam tubuh. Produk ini telah mendapat perhatian dan sambutan berbagai kalangan.
1. Menghambat tumor
Chitosan berfungsi memperkuat imunitas dan mengaktifkan sel limpa, dapat mempertinggi nilai PH cairan tubuh, sehingga tercipta lingkungan bersifat basa, memperkuat kekuatan sel limpa dalam melawan sel tumor, meningkatkan fungsi dalam membasmi sel kanker. Dalam penelitian tumor, ditemukan bahwa chitosan mempunyai fungsi menghambat sel tumor, pada waktu bersamaan mengaktifkan mekanisme imunitas tubuh, dan mendorong pankreas memproduksi sel T limpa. Pada penyakit kanker, yang menakutkan adalah sifat metastatisnya, khasiat chitosan dalam mengendalikan kanker metastatis telah terbukti dengan berbagai cara yang diteliti para ilmuwan kedokteran biologis berbagai negara, dan telah mencapai kesuksesan dalam uji klinis yang bersangkutan. Chitosan juga mempunyai keistimewaan untuk menempel dengan ion yang menempel pada permukaan sel kulit dalam pembuluh darah, dapat menolak menempelnya sel tumor dengan sel kulit dalam pembuluh darah. Berkhasiat mencegah serangan periferi jaringan kanker.
2. Memperkuat mekanisme liver
Chitosan dapat menghambat penyerapan kolesterol di dalam saluran usus, untuk mengurangi kepekatan kolesterol dalam plasma darah, sehingga kolesterol tidak dapat mengendap di dalam liver, agar dapat mengurangi adanya kolesterol tak baik di dalam liver. Begitu liver terasa tak nyaman, selalu telah mengalami cidera serius, sedangkan chitosan dapat berfungsi menghambat peningkatan nilai kolesterol di dalam plasma darah, sehingga dapat mencegah timbulnya liver berlemak.
3. Mencegah diabetes
Patologi dasar diabetes adalah kekacauan metabolisme yang timbul karena sekresi insulin secara mutlak atau secara relatif tidak mencukupi. Sewaktu tubuh manusia berada dalam keadaan basa, maka dapat meningkatkan persentase penggunaan insulin, pada waktu bersamaan dapat mengatur pengasaman cairan tubuh yang timbul karena asam organik yang diurai dan diproduksi oleh lemak dalam tubuh pada penderita diabetes. Chitosan mempunyai daya serap lebih kuat, mempunyai volume tertentu di dalam saluran usus, dapat mengurangi penyerapan zat gula dalam makanan, menurunkan dan menunda nilai puncak gula darah, dengan demikian dapat mencegah timbulnya diabetes.
4. Menurunkan tekanan darah, mencegah arterosklerosis
Chitosan dapat mengurangi penyerapan ion klorin dalam tubuh, dalam keadaan fungsi asam lambung dapat membentuk gen ion positif pada muatan listrik positif, menyatu dengan ion klorin, menurunkan kepekatan ion klorin dalam gula darah, sehingga meningkatkan pengembangan pembuluh darah, dengan demikian dapat menurunkan tekanan darah. Juga dapat menyebabkan kolesterol tidak menempel pada dinding pembuluh darah, mencegah timbulnya arterosklerosis.
5. Menyerap logam berat dan mengeluarkan dari tubuh: chitosan yang membawa ion positif dapat menyerap logam berat dan mengeluarkannya dari dalam tubuh, sehingga mengurangi endapan logam berat di dalam tubuh, menjaga kesehatan dengan menjaga keseimbangan penguraian listrik di dalam tubuh.
6. Memperbaiki mekanisme pencernaan:
Chitosan dapat meningkatkan fungsi bakteri berguna dalam melawan bakteri, meningkatkan perkembang-biakan bakteri berguna di dalam saluran usus, memperbaiki fungsi saluran usus, sehingga tubuh dapat secara efektif menyerap gizi.
7. Kapsul Chitosan Tiens akan memberi sumbangan sangat besar dalam mengaktifkan sel tubuh, meningkatkan imunitas, menunda penuaan, mengatur organ tubuh, melindungi liver dan mengurai toksin.
welcome
hey welcome to my blog , a blog with everything, hope u enjoy and please add some comment and follow my blog
Selasa, 08 Maret 2011
Jumat, 04 Maret 2011
what is glycolic acid lactic acid and citric acid ?
my face is very sensitive, i cant use any facial wash, because it can make me alergy ( bentol-bentol , gatel gitu) but when my sister told me to use e*** product, and when i read the ingredients of it, i am curios with what is glycolic acid, lactic acid and citric acid, so this is in here i wanna to tell you about that, hope it will be benefit :)

Glycolic acid is perhaps the best-known of a group of chemicals called fruit acids or alpha-hydroxy acids (AHA). It is derived from sugar cane, so it can be considered a natural product. Citric acid from oranges and other citrus fruits also fall under the same classification as glycolic acid.
Industrial uses for glycolic acid include rust removal and degreasing, so pure glycolic acid (generally sold in concentrations of 70% or better) is extremely dangerous to exposed skin. In fact, the government considers any product with a concentration of glycolic acid over 10% to be a hazardous material.
Most consumers know glycolic acid not from its industrial uses, but from its cosmetic ones. Glycolic acid is generally used as a natural skin exfoliant and moisturizer, although there is much debate over its safety and effectiveness. Some proponents of glycolic acid suggest that products with a glycolic acid concentrations of less than 10% are practically useless. The problem is that many large-scale cosmetic producers will not increase the glycolic acid levels for fear of liability and class action lawsuits. Some smaller cosmetics companies with high-end clients do offer products with at least a 10% glycolic acid concentration.
Lactic acid, also known as milk acid or 2-hydroxypropanoic acid, is an acid that both is formed by the body. It also exists in some foods. In the body, lactic acid develops generally in conjunction with exercise. As for foods, lactic acid exists in certain milk products, like yogurt, as well as some processed foods like some breads and beers.
In the body, lactic acid forms when there aren't enough oxygen molecules to completely breakdown the glucose in the body. A complex process known as glycolysis, breaks glycogen in the muscles into glucose and is one of the primary sources of the energy we need to exercise. During glycolysis, each glucose molecule splits into two pyruvic acid molecules. The resulting energy is released and forms into adenosine triphosphate (ATP). Normally, the pyruvic acid merges with mitochondria and undergoes the oxidation process, which produces more ATP. During strenuous exercise or activity, however, oxygen is lacking and the reaction cannot take place. The pyruvic acid is then transformed into lactic acid.
Citric acid ( IUPAC name
3-carboxy-3-hydroxypentanedioic acid
) is a weak organic acid. It is a natural preservative and is also used to add an acidic, or sour, taste to foods and soft drinks. In biochemistry, it is important as an intermediate in the citric acid cycle, and therefore occurs in the metabolism of virtually all living things. It can also be used as an environmentally benign cleaning agent.

Glycolic acid is perhaps the best-known of a group of chemicals called fruit acids or alpha-hydroxy acids (AHA). It is derived from sugar cane, so it can be considered a natural product. Citric acid from oranges and other citrus fruits also fall under the same classification as glycolic acid.
Industrial uses for glycolic acid include rust removal and degreasing, so pure glycolic acid (generally sold in concentrations of 70% or better) is extremely dangerous to exposed skin. In fact, the government considers any product with a concentration of glycolic acid over 10% to be a hazardous material.
Most consumers know glycolic acid not from its industrial uses, but from its cosmetic ones. Glycolic acid is generally used as a natural skin exfoliant and moisturizer, although there is much debate over its safety and effectiveness. Some proponents of glycolic acid suggest that products with a glycolic acid concentrations of less than 10% are practically useless. The problem is that many large-scale cosmetic producers will not increase the glycolic acid levels for fear of liability and class action lawsuits. Some smaller cosmetics companies with high-end clients do offer products with at least a 10% glycolic acid concentration.
Lactic acid, also known as milk acid or 2-hydroxypropanoic acid, is an acid that both is formed by the body. It also exists in some foods. In the body, lactic acid develops generally in conjunction with exercise. As for foods, lactic acid exists in certain milk products, like yogurt, as well as some processed foods like some breads and beers.
In the body, lactic acid forms when there aren't enough oxygen molecules to completely breakdown the glucose in the body. A complex process known as glycolysis, breaks glycogen in the muscles into glucose and is one of the primary sources of the energy we need to exercise. During glycolysis, each glucose molecule splits into two pyruvic acid molecules. The resulting energy is released and forms into adenosine triphosphate (ATP). Normally, the pyruvic acid merges with mitochondria and undergoes the oxidation process, which produces more ATP. During strenuous exercise or activity, however, oxygen is lacking and the reaction cannot take place. The pyruvic acid is then transformed into lactic acid.
Citric acid ( IUPAC name
3-carboxy-3-hydroxypentanedioic acid
) is a weak organic acid. It is a natural preservative and is also used to add an acidic, or sour, taste to foods and soft drinks. In biochemistry, it is important as an intermediate in the citric acid cycle, and therefore occurs in the metabolism of virtually all living things. It can also be used as an environmentally benign cleaning agent.
Langganan:
Postingan (Atom)